Terperungkup
Monday, August 30, 2010
Aku hanya bisa terdiam...ketika engkau mengerang, memikul segala sakit yang tak terjangkau oleh ku. Maafkan aku...
Atas ketidakmampuanku menembus aura derita yang engkau rasakan. Menghimpitmu jauh diluar jangkauan yang aku hamparkan sepanjang asa peduli yang ku punya.
Aku mengerang dalam lingkup lingkaran yang entah siapa mencipta di antaraku dan mu. Mengupas segala rengkuh yang menelungkup di antara dua kalbu, yang berbeda jalan namun ku yakin satu tujuan. Aku menggelinjang dalam pelukan ketidakberdayaan....
Read more dunk......




