Watch it and You will Cry....  

Monday, March 28, 2011

Kalimat yang memaksa ku untuk keluar malem minggu kemaren. Dengan motor pinjeman (Blek eR-Ji lagi alergi polisi) menerobos kemacetan yang disebabkan oleh Konggres "ra-jelas" PSSI. Menuju ke Pagelaran Seni Drama Tari dan Musik "LANCANG KUNING". Megahnya Anjung Seni Idrus Tintin, Bandar Serai Pekanbaru menyambut.

Sistem tiketing yang alakadarnya, ruangan panas sepertinya tanpa AC dan molornya pembukaan tirai panggung sempat memercikkan rasa kecewa. Namun......


Tirai terbuka dan muncullah para penari dengan iringan musik khas melayu....

dan seluruh pemain naik panggung memberi salam kepada penonton dengan dendang melayu merasuk kalbu. Semilir, seperti ac terpasang di setiap bangku....

Adegan demi adegan, tutup-buka tirai, lighting yang mendukung cerita, penampilan para pemain membawakan peran melarutkan diriku....

Hingga saat Zubaidah, istri Panglima Umar yang sedang hamil teraniaya......menjadi korban keserakahan....

Panglima Umar meratap, di samping jasad sang istri

Sumpah, pas adegan ini dan beberapa adegan sebelumnya mataku mrembeng. Netes eluh di pipiku (doh), hingga banyak adegan yang luput dari jepretan.

I'm Watching it, and I'm crying now...

Sebuah akhir yang menyedihkan, Panglima Umar membawa jasad sang istri berlayar untuk menunaikan kutukan sang Raja, tenggelam bersama Lancang Kuning.


Standing Applause....!


Sumber : SocialityPhoto Cerita lengkap ---> Drama Tari dan Musik Lancang Kuning

AddThis Social Bookmark Button
Email this post

9 comments: to “ Watch it and You will Cry....

Post a Comment

Design by Amanda @ Blogger Buster