Minus 180 Derajad  

Thursday, June 11, 2009

Saat jalan penuh lubang buatmu terjengkang dan meradang, maka tinggalkan....Ketika Hujan tak lagi menggairahkan dan buatmu meriang, maka masuklah kamar, bergumul dengan selimut dan bantal tuk menghangatkan. Dan bila mawar tinggallah duri, maka....
Aku sekedar manusia biasa, yang mungkin tercipta dengan adonan sisa....
--------------------------------------------------------------------------------------

Ku hanyalah anjing jalang
Tak berhak atas secuil pun tulang
Meski tlah terbuang

Ku seonggok pagar rapuh
Malahap tanaman jalar yang merengkuh

Dan aku bukanlah pelangi
Penghias tatklala lembayung hujan tlah pergi

Tumbuhlah seperti yang engkau harapkan
Sambut tetes hujan sebagaimana engkau berangan



AddThis Social Bookmark Button
Email this post

55 comments: to “ Minus 180 Derajad

Post a Comment

Design by Amanda @ Blogger Buster